Tournament Rules in Indonesian

Isizulu & Isipowe (Translated by Allen Modjo)

1. Setiap pemain diberi 12 token. Perhatikan bahwa di isizulu, mereka semua dianggap sebagai sapi tapi di versi pondasi BLAC isopowe, masing-masing pemain memiliki 9 token, dua regu putra (abelusi), dan satu regu warior (ibhuto). Ke dua regu tersebut dipandang seolah-olah seperti dua kelompok sapi yang sedang bertanding. Permainan dimulai sejak token ditempatkan diatas papan board kemudian dipindahkan dan atau dihilangkan/dimakan dengan cara yang sama.
2. Pemain pertama menempatkan salah satu tokennya pada salah satu posisi dengan bebas (yaitu disalah satu titik di mana dua garis atau lebih bertemu atau saling terkait satu sama lain diatas papan board).
3. Pemain kedua (lawan) kemudian menempatkan salah satu tokennya pada salah satu posisi secara bebas pada titik yang tersisa.
4. Pemain pertama kemudian menempatkan salah satu tokennya di posisi mana pun dengan tujuan menghalangi peninggalannya dari kemungkinan tiga tanda berturut-turut (yaitu “garis tangkapan” isibhamu) atau untuk membentuk “garis penangkapan” sendiri yang terdiri dari tiga token sejajar lurus (seperti di tic tac toe).
5. Jika salah satu pemain berhasil membentuk barisan horisontal, diagonal, atau vertikal dan ada token kontroversial (garis tangkapan), dia berhak menghilangkan / memakan salah satu token lawannya.
6. Tahap ke dua permainan ini dihitung sejak pemain ke dua menempatkan token terakhirnya diatas board.
7. Setelah pemain kedua menempatkan token terakhirnya di atas board, pemain pertama memindahkan salah satu tokennya satu spasi/langkah di sepanjang garis grid ke ruang kosong yang berdekatan dalam usaha untuk membentuk garis penangkapan untuk menghalangi langkah lawannya. Perhatikan, jika ke- 24 posisi dipapan board ditempati dan tidak ada spasi/ruang gerak, pemain pertama wajib menghilangkan/mengambil salah satu tokennya sendiri dan diberikan kepada lawannya (ilobolo). Pemain kedua kemudian diminta untuk melepaskan dan memberikan salah satu tokennya kepada pemain pertama. Perhatikan juga bahwa, jika salah satu pemain tidak dapat bergerak karena semua kepingan tokennya terblokir, pemain berikutnya dapat bermain lagi.
8. Bila garis penangkapan terbentuk, pemain akan mengambil/memakan salah satu token lawannya.
9. Berbeda dengan versi isisuthu, ketika salah satu pemain hanya tersisa tiga token diatas board, dia dapat (bergerak bebas) untuk menempatkan salah satu dari tokennya pada setiap titik kosong untuk menghalangi langkah lawannya. Permainan dinyatakan berakhir apabila salah satu pemain berhasil menangkap/memakan sepuluh token lawannya dan dia dinyatakan sebagai pemenang.
10. Perhatikan bahwa ada kemungkinan bahwa permainan mungkin tidak akan pernah berakhir jika setiap pemain melakukan langkah dan strategi balasan yang sama secara berulang-ulang. Dalam keadaan seperti itu, pertandingan dinyatakan imbang/draw. Kemungkinan selanjutnya adalah, apabila kedua pemain hanya memiliki masing-masing tiga token yang tersisa diatas papan board, (misalnya, pemain 1 dan pemain 2 masing-masing telah bergerak 30 kali permainan akan tetapi tetap saja tidak ada penangkapan) maka permainan juga dinyatakan imbang/draw.

error: Content is protected !!